DAMAREMAS.COM, Kediri – Ratusan jamaah pengajian di Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri mengalami keracunan setelah menyantap snack yang dibagikan oleh panitia acara. Insiden ini terjadi saat pengajian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung.
Keracunan Massal
Para jamaah yang mayoritas terdiri dari anak-anak dan remaja langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK). Mereka diangkut menggunakan ambulans desa serta kendaraan pribadi untuk segera mendapatkan penanganan medis. Sesampainya di rumah sakit, mereka langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk perawatan intensif.
Gejala Keracunan
Menurut beberapa korban, gejala keracunan mulai muncul tak lama setelah menyantap makanan ringan dan minuman yang dibagikan sebelum pengajian dimulai. Alya, salah satu korban keracunan, menyatakan bahwa ia mulai merasakan pusing dan mual, disusul muntah-muntah setelah mengonsumsi snack yang diberikan oleh panitia. “Awalnya kami mengikuti pengajian sholawatan. Saat itu, kami diberi paket snack oleh panitia. Tak lama setelah menyantapnya, saya mulai merasa pusing, mual, dan akhirnya muntah,” ujarnya.
Polisi Selidiki Kasus
Menyikapi kejadian ini, pihak Kepolisian Polres Kediri bergerak cepat dengan mendatangi toko yang menjadi donatur snack yang dibagikan. Beberapa kardus dan karung berisi sisa snack yang belum sempat dikonsumsi jamaah juga diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Saat ini, kasus keracunan massal tersebut masih dalam penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian untuk menentukan penyebab pasti insiden tersebut. AKP Siswo Adi, Kapolsek Badas, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas.






