DAMAREMAS.COM, Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri kegiatan Pembekalan Pra Purna Tugas ASN Tahun 2026 yang digelar di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini diikuti 150 aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purna tugas terhitung mulai (TMT) Januari hingga Oktober 2027.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali menyerahkan cinderamata secara simbolis kepada perwakilan ASN calon purnabakti sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Kediri.
“Kami ucapkan selamat kepada Bapak Ibu para calon purnabakti. Cepat atau lambat, semua ASN akan memasuki masa pensiun. Secara pribadi, saya juga menyampaikan terima kasih atas kinerja dan dedikasi Bapak dan Ibu selama ini untuk Pemerintah Kota Kediri, mulai dari pelayanan publik, kesehatan, keamanan, administrasi, pendidikan hingga perumusan kebijakan,” ujar Vinanda.
Mbak Wali menegaskan, kontribusi para ASN tersebut turut mendukung pelaksanaan program Sapta Cita dalam mewujudkan Kota Kediri yang MAPAN. Berbagai capaian strategis yang diraih Pemerintah Kota Kediri, menurutnya, tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi seluruh ASN.
Beberapa prestasi yang berhasil diraih antara lain Predikat Kota Sangat Inovatif pada Innovative Government Award (IGA) 2025 dari Kementerian Dalam Negeri dengan 150 inovasi lintas perangkat daerah. Selain itu, Kota Kediri juga meraih peringkat kedua nasional dari 197 kabupaten/kota dalam percepatan pencegahan dan penurunan stunting tahun 2025.
Tak hanya itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kediri tahun 2025 mencapai angka 82,71 atau masuk kategori sangat tinggi, melampaui rata-rata IPM Provinsi Jawa Timur yang berada di angka 76,13. Capaian tersebut didorong oleh peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, dan standar hidup masyarakat.
“Semua capaian ini dapat terwujud berkat kerja sama yang solid antara kita semua. Saya berharap setelah purna tugas nanti, Bapak Ibu tetap dapat berkontribusi di mana pun berada,” ungkapnya.
Dalam pembekalan tersebut, Vinanda juga menyoroti pentingnya kesiapan finansial menjelang masa pensiun. Menurutnya, perubahan terbesar yang akan dihadapi ASN setelah tidak lagi aktif bekerja adalah berkurangnya pendapatan rutin sehingga diperlukan pengelolaan keuangan yang lebih matang.
“Para Bapak Ibu harus mempersiapkan diri dengan baik, khususnya dalam mengelola keuangan ketika nantinya mengandalkan penghasilan dari dana pensiun,” jelasnya.
Selain persoalan keuangan, Mbak Wali mengingatkan para calon purnabakti agar lebih waspada terhadap maraknya berbagai modus penipuan digital yang beredar melalui media sosial. Beragam tawaran investasi maupun peluang usaha yang tampak menguntungkan perlu dicermati secara hati-hati sebelum mengambil keputusan.
Menurutnya, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) juga membuka peluang munculnya modus penipuan baru. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk memanipulasi suara maupun wajah seseorang sehingga menyerupai tokoh terkenal, pejabat, atau artis untuk menjalankan aksi penipuan berkedok hadiah dan undian.
Karena itu, Vinanda mendorong para ASN untuk terus meningkatkan literasi keuangan dan investasi dengan mencari sumber informasi maupun mentor yang terpercaya.
“Tadi juga akan ada sosialisasi dari Taspen dan Bank Jatim. Saya harap Bapak Ibu dapat menyimak dengan baik. Semoga apa yang disampaikan dalam kegiatan ini bermanfaat dan menjadi bekal saat memasuki masa purna tugas,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Branch Manager PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Kediri Muhammad Syakhirial Yuda, perwakilan Bank Jatim, Asisten Administrasi Umum Bagus Alit, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.






