PWRI Disebut Pilar Moral Pembangunan Daerah

FOTO DM
Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., mengungkapkan apresiasi dan penghormatan kepada para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Mojokerto. Pernyataan tersebut disampaikan saat beliau menghadiri resepsi peringatan HUT ke-63 PWRI di GOR Surya Kencana, Sabtu (2/8/2025).

DAMAREMAS.COM, Mojokerto – Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., mengungkapkan apresiasi dan penghormatan kepada para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Mojokerto. Pernyataan tersebut disampaikan saat beliau menghadiri resepsi peringatan HUT ke-63 PWRI di GOR Surya Kencana, Sabtu (2/8/2025).

Menurut Bupati, PWRI bukan hanya sebuah organisasi pensiunan, tetapi juga merupakan pilar moral dan sosial yang turut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Beliau menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan, integritas, dan pengalaman panjang anggota PWRI merupakan aset berharga bagi pemerintahan dan masyarakat Mojokerto.

Bacaan Lainnya

“PWRI adalah sumber kebijaksanaan dan teladan. Meskipun telah memasuki masa purnabakti, semangat mereka untuk terus berkarya tidak pernah surut,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Bupati Mojokerto juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto memberikan ruang seluas-luasnya bagi kontribusi PWRI, baik melalui pemikiran, saran kebijakan, maupun kegiatan sosial yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Kami sangat menghargai peran para pensiunan dalam membangun daerah, baik secara langsung maupun melalui warisan nilai-nilai yang mereka anugerahkan. Semoga PWRI terus menjadi kekuatan yang menyatukan menuju Indonesia Emas 2045,” imbuhnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap keberlangsungan dan penguatan PWRI di tingkat daerah, Bupati Mojokerto juga mengumumkan pemberian dana hibah sebesar Rp100 juta kepada PWRI Kabupaten Mojokerto. Dana ini akan didistribusikan ke seluruh kecamatan untuk mendukung aktivitas dan kemajuan organisasi di tingkat lokal.

“Dana hibah ini merupakan komitmen kami untuk memastikan keberlangsungan PWRI, serta kemampuannya dalam memberikan kontribusi positif di masyarakat setempat,” jelas Bupati.

Dalam acara tersebut, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperhatikan kesejahteraan para pensiunan, termasuk dukungan terhadap aktivitas sosial dan pengembangan kapasitas organisasi PWRI sebagai bagian dari sejarah dan masa depan Mojokerto.

Acara resepsi tersebut menjadi momen silaturahmi dan refleksi atas perjalanan panjang PWRI sejak didirikan pada 24 Juli 1962. Dengan tema “Dengan Semangat Merah Putih, PWRI Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan untuk Mewujudkan Kesejahteraan Lansia Menuju Indonesia Emas,” acara ini dihadiri oleh ratusan anggota PWRI, serta dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni, pemberian penghargaan, dan pesan-pesan kebangsaan. Meskipun telah pensiun dari dunia pemerintahan, anggota PWRI tetap menunjukkan semangat untuk berperan aktif di masyarakat dan menjadi contoh bagi generasi muda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *