DAMAREMAS.COM – Bulan suci Ramadhan merupakan momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia.
Selain waktu untuk meningkatkan ibadah, Ramadhan juga diwarnai dengan berbagai tradisi unik yang mencerminkan keanekaragaman budaya di berbagai negara.
Dalam artikel ini kami akan mengulas tentang berbagai tradisi unik puasa Ramadhan dari berbagai negara di dunia.
Berikut adalah beberapa tradisi unik yang dilakukan selama Ramadhan di berbagai belahan dunia.
1. Mesir – Meriam Ramadhan (Madfa Al-Iftar)
Di Mesir, ada tradisi menyalakan meriam saat waktu berbuka tiba. Tradisi ini sudah berlangsung sejak era Kesultanan Mamluk dan tetap dipertahankan hingga kini.
Meski di beberapa tempat digantikan dengan suara digital, keberadaan meriam tetap menjadi simbol khas Ramadhan di Mesir.
2. Turki – Drummer Sahur
Di Turki, para penabuh genderang (drummer) akan berkeliling di jalanan pada waktu sahur untuk membangunkan warga. Tradisi ini sudah ada sejak zaman Ottoman dan masih bertahan hingga saat ini.
Para drummer ini sering mengenakan pakaian tradisional dan di beberapa tempat, masyarakat memberikan donasi sebagai bentuk apresiasi.
3. Indonesia – Ngabuburit dan Takjil Gratis
Di Indonesia, istilah “ngabuburit” digunakan untuk kegiatan menunggu waktu berbuka dengan berbagai aktivitas, seperti berburu takjil, berjalan, atau mengikuti kajian agama.
Selain itu, tradisi membagikan takjil gratis di masjid, jalanan, atau pusat keramaian juga menjadi bagian dari kearifan lokal yang khas.
4. Pakistan – Chand Raat
Di Pakistan, malam terakhir di bulan suci dikenal sebagai “Chand Raat” yang berarti “Malam Bulan.”
Pada malam ini, masyarakat berbondong-bondong ke pasar untuk membeli pakaian baru, perhiasan, dan menghias tangan mereka dengan henna untuk persiapan dan menyambut Idul Fitri.
5. Maroko – Nafar
Di Maroko, ada sosok bernama “Nafar,” yaitu seseorang yang bertugas membangunkan warga untuk sahur dengan cara berkeliling desa sambil meniup terompet atau memainkan alat musik tradisional.
Nafar biasanya mengenakan pakaian khas dan memiliki tugas turun-temurun dalam komunitasnya.
6. Uni Emirat Arab – Hag Al Laila
Di Uni Emirat Arab, anak-anak akan berkeliling beberapa hari sebelum Ramadhan, menyanyikan lagu-lagu khas dan menerima permen serta hadiah dari tetangga.
Tradisi ini mirip dengan “trick or treat” dalam perayaan Halloween, tetapi dengan nilai religius dan sosial yang tinggi.
7. Tiongkok – Kue Yufan
Muslim Hui di Tiongkok memiliki tradisi khusus saat Ramadhan, salah satunya membuat “Yufan,” sejenis kue ketan yang dikukus dan diberikan pada tetangga serta kerabat. Ini adalah bentuk berbagi dan mempererat silaturahmi selama bulan suci.
8. Nigeria – Iftar Jama’i (Buka Puasa Bersama Massal)
Di Nigeria, berbuka bersama menjadi tradisi yang sangat penting. Masyarakat berkumpul di masjid atau lapangan terbuka untuk berbuka bersama. Hidangan khas seperti jollof rice dan puff-puff sering disajikan dalam acara ini.
Berbagai tradisi unik ini menunjukkan bagaimana setiap negara memiliki cara unik dalam merayakan Ramadhan sesuai dengan budaya dan sejarah mereka.
Meskipun berbeda dalam bentuk perayaannya, esensi Ramadhan tetap sama: mempererat persaudaraan, meningkatkan keimanan, dan berbagi dengan sesama.






