5 Jenis Masalah Pecah Pembuluh Darah dan Bahaya yang Ditimbulkannya Terhadap Kesehatan

Ilustrasi jenis pecah pembuluh darah dan bahaya yang ditimbulkan

DAMAREMAS.COM – Masalah pecah pembuluh darah menjadi salah satu masalah serius yang mengancam kesehatan manusia.

Masalah pecah pembuluh darah ini memiliki banyak jenis dan bisa terjadi di berbagai bagian tubuh.

Bacaan Lainnya

Jika masalah pecah pembuluh darah ini terjadi, bahaya yang ditimbulkan pada kesehatan manusia sangatlah beragam.

Melansir dari laman Alodokter, berikut adalah beberapa jenis masalah pecah pembuluh darah dan bahaya yang ditimbulkan, simak yuk!

Jenis dan Bahaya Pecah Pembuluh Darah

1. Otak

Pecahnya pembuluh darah di otak adalah kondisi berbahaya yang memerlukan penanganan segera.

Salah satu bentuknya yang paling dikenal adalah stroke, yang terjadi ketika bagian tertentu dari otak tidak mendapatkan suplai oksigen dan nutrisi, sehingga mengakibatkan kematian sel-sel otak.

Faktor penyebab pecahnya pembuluh darah di otak meliputi tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, aterosklerosis, aneurisma otak, serta cedera pada otak.

2. Jantung

Seperti halnya di otak, pecahnya pembuluh darah di jantung juga merupakan kondisi yang dapat membahayakan nyawa.

Pecahnya pembuluh darah jantung (ruptur arteri koroner) umumnya disebabkan oleh aneurisma koroner, diseksi arteri, atau vaskulitis.

Kondisi ini bisa menyebabkan gagal jantung yang ditandai dengan gejala seperti rasa lelah, dada terasa berat, sesak napas, jantung berdebar, dan nyeri dada.

Jika mengalami gejala tersebut, segera kunjungi IGD untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat.

3. Mata

Pecahnya pembuluh darah di bagian mata seringkali tidak disadari oleh penderitanya.

Biasanya, kondisi ini baru terlihat saat bercermin dan mendapati mata menjadi merah.

Mata merah tersebut disebabkan oleh perdarahan subkonjungtiva akibat pecahnya pembuluh darah kecil di bawah lapisan mata.

Penyebabnya bisa berupa karena menggosok mata terlalu keras, batuk berat, mengejan, atau muntah.

Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan akan hilang dalam waktu kurang lebih dua minggu.

Namun, beberapa kondisi medis seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penggunaan obat pengencer darah, atau gangguan pembekuan darah juga dapat memicu pecahnya pembuluh darah di mata.

Jika pendarahan terjadi dalam bola mata, gejala seperti penglihatan kabur, melihat tirai hitam, atau bahkan kehilangan penglihatan mendadak dapat dirasakan.

4. Kerongkongan

Pecahnya pembuluh darah di kerongkongan biasanya disebabkan oleh varises esofagus.

Varises ini terjadi akibat tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh jaringan parut di hati akibat sirosis.

Kondisi tersebut mengakibatkan hipertensi portal atau peningkatan tekanan darah dalam pembuluh darah hati.

Tekanan darah tinggi membuat darah mengalir ke pembuluh kecil yang tidak dirancang untuk menampung volume besar, sehingga pembuluh darah tersebut membengkak dan rentan pecah.

Gejala yang timbul dapat berupa muntah darah, BAB berwarna hitam, sakit kepala, hingga kehilangan kesadaran.

5. Kulit

Kulit adalah area dimana pecahnya pembuluh darah mudah terlihat. Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh cedera, seperti benturan benda tumpul atau terjatuh.

Pecahnya pembuluh darah di bawah kulit akan menyebabkan memar atau hematoma, yang terlihat sebagai darah yang merembes dan terkumpul di bawah lapisan kulit. Umumnya, memar akan hilang sendiri dalam waktu dua minggu.

Namun jika memar sering terjadi tanpa sebab jelas atau tidak kunjung hilang setelah dua minggu, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Itulah beberapa jenis dan bahaya dari masalah pecah pembuluh darah yang seharusnya kalian tahu.

Menerapkan gaya hidup sehat menjadi salah satu cara terbaik untuk mencegah masalah pecah pembuluh darah ini terjadi pada diri kalian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *