Pj Wali Kota Kediri Zanariah Ikuti Pengajian Bersama Gus Kautsar pada KSF 7

DAMAREMAS.COM, Kediri - Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, mengikuti pengajian bersama Gus Kautsar yang menjadi pembuka rangkaian kegiatan Kediri Scooter Festival (KSF) 7. (doc. Diskominfo Kota Kediri)

DAMAREMAS.COM, Kediri – Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, mengikuti pengajian bersama Gus Kautsar yang menjadi pembuka rangkaian kegiatan Kediri Scooter Festival (KSF) 7. Acara ini berlangsung di kawasan GOR Jayabaya pada Jumat (13/9), dan KSF 7 digelar dari 13-15 September.

“Selamat datang di Kota Kediri para Skuteris. Senang bisa menyambut teman-teman di sini. Saya mendapat informasi bahwa jumlah peserta KSF tahun ini berkisar antara 10-20 ribu orang. Terima kasih atas antusiasme kalian dalam meramaikan acara ini dan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya KSF 7 ini,” ujar Zanariah.

Zanariah menjelaskan bahwa selain sebagai ajang silaturahmi antar-Skuteris, event ini juga merayakan Hari Jadi Kota Kediri ke-1145. KSF 7 menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan Kota Kediri ke tingkat internasional. Hal ini terbukti dengan meningkatnya jumlah peserta setiap tahun, bahkan ada Skuteris yang datang dari Jerman. KSF juga memberikan dampak besar pada pertumbuhan ekonomi Kota Kediri, terutama di sektor kuliner, pariwisata, dan akomodasi.

“Panitia menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, ada perubahan perilaku peserta terkait akomodasi. Dahulu banyak peserta yang memilih ngecamp, sekarang sebagian besar memesan hotel dan kost harian. Bahkan, penginapan di Kediri full booked selama pelaksanaan KSF,” jelasnya.

Zanariah juga menyebutkan bahwa selama tiga hari KSF akan ada banyak acara menarik, salah satunya adalah rolling thunder, yakni konvoi keliling Kota Kediri bersama-sama. Ia juga merekomendasikan berbagai destinasi wisata di Kota Kediri, seperti Sumber Banteng, Taman Brantas, Hutan Joyoboyo, Goa Selomangleng, dan lainnya. Untuk kuliner, Zanariah menyarankan nasi goreng anglo, nasi sambal tumpang, dan soto ayam tamanan yang banyak tersedia di sekitar GOR. “Jangan lupa bawa oleh-oleh khas Kota Kediri, seperti tahu kuning, tenun Bandar Kidul, dan lainnya. Saya juga berpesan agar selalu menerapkan safety riding, menjaga kebersihan, ketertiban, serta bijak berbagi jalan dengan pengendara lain,” tambahnya.

Selain pengajian, hari pertama KSF 7 juga diisi dengan kegiatan Khataman Quran, santunan anak yatim, serta sosialisasi dari Bea Cukai. Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Bagus Alit, Kepala Kantor Bea Cukai Ardiyatno, perwakilan Forkopimda, Kepala OPD, dan tamu undangan lainnya.(sono)

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kediri

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *