DAMAREMAS.COM, KEDIRI – Menjelang Lebaran Idul Fitri, perajin minuman segar di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kebanjiran pesanan. Produksi minuman berbasis sari bunga dan buah segar meningkat hingga enam kali lipat dibandingkan hari biasa. Lonjakan permintaan ini membuat para perajin harus menambah tenaga kerja dan bekerja lembur hingga dini hari.
Rinawati, warga Desa Bobang, Kecamatan Semen, menjadi salah satu perajin yang merasakan berkah Ramadan ini. Ia memproduksi minuman segar berbahan bunga rosela, bunga telang, serta berbagai buah segar yang mudah didapat di sekitar desanya. Dengan bahan baku yang selalu dalam kondisi segar, produknya banyak diminati pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia.
“Menjelang Lebaran, pesanan melonjak. Minuman segar dari bunga rosela paling banyak diminati, selain juga minuman berbasis sari buah,” ujar Rinawati.
Dalam kondisi normal, ia hanya memproduksi sekitar 100 hingga 200 dus per hari, dengan tiap dus berisi 24 cup plastik berukuran 130 ml. Namun, menjelang Lebaran, jumlah produksinya meningkat drastis. Minuman segar ini banyak dipesan untuk sajian di meja tamu, oleh-oleh, hingga pelengkap hantaran Lebaran.
“Untuk satu dus, harganya Rp27 ribu. Banyak pelanggan yang membelinya untuk oleh-oleh atau suguhan saat Lebaran,” tambahnya.
Tingginya permintaan membuat Rinawati harus merekrut tenaga tambahan serta bekerja hingga larut malam demi memenuhi pesanan. Meski melelahkan, ia bersyukur karena momen Lebaran membawa berkah bagi usahanya.






