Resmi Dilantik Presiden! Mas Dhito Gaspol Bangun Kediri dengan Infrastruktur dan Budaya

Foto: DM
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, yang akrab disapa Mas Dhito, dan wakilnya Dewi Mariya Ulfa, dilantik untuk periode kedua bersamaan dengan ratusan kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024.(doc. Diskominfo Kabupaten Kediri)

DAMAREMAS.COM, Kediri – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, yang akrab disapa Mas Dhito, dan wakilnya Dewi Mariya Ulfa, dilantik untuk periode kedua bersamaan dengan ratusan kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pelantikan ini dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 20 Februari 2025, di Istana Merdeka, Jakarta.

Mas Dhito, yang pada awal kepemimpinannya pada usia 28 tahun di tengah pandemi Covid-19, telah fokus pada empat pelayanan dasar: kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan sosial. Di periode pertamanya, yang mencakup 26 kecamatan dan 343 desa serta 1 kelurahan, Mas Dhito meluncurkan berbagai inisiatif seperti layanan aduan masyarakat melalui platform Jumat Ngopi dan media sosial, serta aplikasi Halo MasBup.

Selama masa kepemimpinannya, administrasi kependudukan di tingkat desa disederhanakan untuk meningkatkan aksesibilitas publik. Pada 2022, mobil siaga diberikan kepada setiap desa untuk mendukung pelayanan kesehatan. Pada Maret 2023, Kabupaten Kediri mengadopsi tagline “Kediri Berbudaya,” sambil mematenkan warisan budaya seperti jaranan jowo dan kesenian tiban.

Dalam upaya meningkatkan infrastruktur, Mas Dhito membangun dua jembatan penghubung yang hancur sejak 2017 di Desa Ngadi dan Desa Jongbiru, serta memulai pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati di sekitar Bandara Dhoho pada 2023. Revitalisasi pasar tradisional dan Masjid An-Nur di Pare juga dilakukan untuk mendukung ekonomi kerakyatan.

Dalam sektor kesehatan, Mas Dhito meningkatkan cakupan Universal Health Coverage (UHC) hingga mencapai 97,05% pada Februari 2025. Di bidang pendidikan, beliau memberikan bantuan bagi guru madin dan mendirikan SMA boarding school gratis untuk warga kurang mampu. Bidang sosial juga menjadi fokus dengan program kesejahteraan bagi disabilitas dan pemberian beasiswa pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Empat tahun ke depan harus lebih baik dari sebelumnya, memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Kediri,” ujar Mas Dhito, menegaskan komitmennya untuk masa depan daerah tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *