DAMAREMAS.COM, Kediri – Potongan jasad korban mutilasi warga Blitar berupa kepala dan dua kaki kini berada di RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan otopsi. Potongan tubuh ini sebelumnya ditemukan di dua lokasi berbeda, yakni di Trenggalek (kepala) dan Ponorogo (kaki).
Mobil jenazah RSUD dr. Iskak Tulungagung mengantarkan potongan tubuh korban ke RS Bhayangkara Kediri. Proses ini diiringi mobil Inafis dari Polres Trenggalek dan Polda Jawa Timur. Potongan jasad disimpan dalam dua boks sebelum dimasukkan ke ruang forensik dan medikolegal untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami akan melakukan otopsi untuk mengungkap indikasi kekerasan,” ungkap Kombes Pol Drg. Agung Hadi Wijanarko, Sp.BM., Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Kediri.
Baca juga: Polisi Gelar Olah TKP Kasus Mutilasi di Hotel di Kediri, Tersangka Dihadirkan
Dugaan kekerasan menjadi fokus utama dalam otopsi guna memperjelas penyebab kematian korban. Hingga saat ini, kasus mutilasi ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.






