DAMAREMAS.COM, Kediri – Rapat pleno tertutup KPU Kabupaten Kediri pada Minggu (22/9/2024) menetapkan dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri untuk berkompetisi dalam Pilkada serentak 2024. Kedua pasangan tersebut adalah Hanindhito Himawan Pramana SH-Dewi Mariya Ulfa ST dan H Deny Widyanarko-Dra Mudawamah MHI.
“Sesuai dengan ketentuan, penetapan pasangan calon dilakukan dalam rapat pleno tertutup. Artinya, media tidak diperbolehkan meliput. KPU akan memberikan rilis setelah acara rapat pleno yang berlangsung pukul 10.00 WIB,” jelas Ketua KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim.
Dalam rilis yang diterbitkan, KPU Kabupaten Kediri menyebutkan bahwa lima komisioner KPU hadir lengkap dalam rapat pleno tersebut. Pleno menetapkan dua pasangan calon sesuai urutan kedatangan saat pendaftaran, dengan pasangan Hanindhito Himawan Pramana SH-Dewi Mariya Ulfa ST sebagai yang pertama mendaftar, diikuti pasangan H Deny Widyanarko-Dra Mudawamah MHI.
Berikut visi, misi, dan program dari masing-masing pasangan calon:
Pasangan Hanindhito Himawan Pramana SH-Dewi Mariya Ulfa ST
- Visi: Kabupaten Kediri Berbudaya, Religius, Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.
- Misi:
- Pengembangan SDM yang berkarakter unggul dan berdaya saing serta nasionalis-religius.
- Pengembangan ekonomi kerakyatan, revitalisasi pertanian melalui pemanfaatan potensi lokal.
- Reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan.
- Pembangunan wilayah dan infrastruktur.
- Pengembangan pariwisata, seni budaya, olahraga, dan kreativitas pemuda.
- Penguatan ketahanan wilayah terhadap risiko bencana dan keberlanjutan lingkungan.
- Kemandirian desa untuk kesejahteraan masyarakat.
- Program Unggulan:
- Makan bergizi gratis untuk 30.000 siswa PAUD.
- Pupuk tersedia, petani bahagia.
- Kesehatan gratis bagi warga kurang mampu.
- Insentif untuk 17 ribu guru, tenaga pendidik (GTK), guru ngaji, dan guru agama.
- Peningkatan insentif untuk RT dan RW.
- Peningkatan insentif kader desa dan dusun (Posyandu, KB, dan pembangunan manusia).
- Peningkatan alokasi Dana Desa (ADD) dan pemberian bantuan keuangan khusus untuk desa sejahtera.
- Peningkatan Puskesmas rawat inap dan pembangunan rumah sakit di kawasan Aerotropolis.
- Halo Masbup 2.0: Respon cepat tanpa batas.
- Perluasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan pelestarian lingkungan.
- Beasiswa Rp 30 miliar per tahun untuk program Kediri Berbudaya (pelajar, mahasiswa, dan santri).
- Peningkatan dan pembangunan jalan kabupaten dan desa.
- Revitalisasi pasar.
- Gercep Sahaja (Gerak Cepat Satu Hari Jadi) administrasi kependudukan.
- 30.000 lapangan pekerjaan baru.
- Pengembangan wisata, UMKM, ekonomi kreatif, dan olahraga.
- Bantuan stimulus untuk fasilitas mushola, masjid, ponpes, tempat ibadah, dan pendidikan keagamaan.
Pasangan H Deny Widyanarko-Dra Mudawamah MHI
- Visi: Mewujudkan Desa Mandiri dan Kuat Menuju Kabupaten Kediri yang Hebat.
- Misi:
- Pembangunan yang merata dan berkeadilan.
- Pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, berakar pada nilai agama dan budaya.
- Pengentasan pengangguran.
- Percepatan pertumbuhan ekonomi di semua bidang.
- Mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan.
- Mewujudkan desa yang kuat dan mandiri.
- Kediri aman dan harmoni.
- Transformasi tata kelola dan birokrasi.
- Mengoptimalkan peran Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRINDA).
- Program Unggulan:
- Program pembangunan dusun: Rp 300-500 juta/dusun/tahun.
- Program pembangunan RT: Rp 3-5 juta/RT/tahun dan Wi-Fi gratis di dusun.
- Pendidikan gratis untuk SD/MI, SMP/MTs, bantuan SPP bagi SMA/MA/SMK, serta beasiswa santri dan mahasiswa berprestasi.
- Pelayanan kesehatan gratis, tambahan makanan bergizi untuk yatim piatu, lansia, balita, dan ibu hamil/menyusui.
- Pembebasan PBB bagi masyarakat kurang mampu.
- Peningkatan dan pemerataan bisyaroh guru non-formal, guru honorer, serta tunjangan takmir masjid dan bantuan operasional pesantren.
- Pembangunan jalan poros desa dan kecamatan dengan standar hotmix.
- Program pertanian dan peternakan terintegrasi, serta pengembangan kawasan organik dengan bantuan sarana produksi, bibit, pupuk, dan obat-obatan.
- Membentuk One Village One Product (OVOP), bantuan UMKM di dusun, pelatihan, modal, alat produksi, serta pendampingan usaha.(sono)






